Ini adalah posting-an terakhir dari edisi jalan-jalan ke Jepang tahun ini. Semoga nanti ada kesempatan kembali lagi ke negara cantik ini ya. Kami berdua sebenarnya tidak punya banyak rencana untuk tiga malam terakhir ini. Bisa dibilang agak bingung malah sebenarnya. Ke mana kaki melangkah, mungkin itu lebih tepatnya moto perjalanan kami ini, terutama udah dekat-dekat mau pulang ke rumah, hati rasanya seperti bimbang, antara ga mau ninggalin Jepang sama udah kangen sama kampung. Ini benar lho, seenak-enaknya jalan-jalan/ negara lain, pasti lebih enak negara sendiri (ya ya... walau negara kita ini begitulah hahaha)
Just like any other big cities in the world
Shibuya crossing yang ngeheits di Tokyo
Sarang Otaku di Akihabara
Jalanan tempat maen abege: Harajuku Street
Efek nyasar muter muter cari Yoyogi Park, liat marka jalan yang ajaib
On our way to Meiji Shrine
Semakin mendekati hari pulang, semakin sedikit semangat foto-foto. Plus ditambah muka udah lelah dan penuh dengan kantong mata hitam :D
Kami sempat main-main ke Gotemba Premium Outlet dengan harapan bisa melihat Gunung Fuji. Perjalanan naik train lumayan panjang dan melelahkan dan sesampainya di sana, saya cuaca tidak mendukung untuk melihat Gunung Fuji dari kejauhan. Langit mendung dan awan menutup sang Gumung Fuji yang didambakan. Mungkin belum jodoh. Lain kali kalau mampir ke sini, saya mau coba inap di Hakone atau Lake Kawaguchi cantik pasti ya.
Til we meet again Japan!
Cheers,
Abeth
No comments:
Post a Comment