Sunday, September 6, 2015

Dance shake shake shake!

Hal yang selalu saya percaya: setiap orang bisa menyanyi dan menari. Tapi tentang seberapa enak dilihat dan didengarnya, levelnya berbeda2 :D
Saya sendiri, kalau disuruh nari, masih bisa ikut irama lah. Kalau soal menyanyi? Suara saya lbh terdengar kaya orang sedih dan lagi tersiksa. Hahaha. But hey, singing is supposed to be fun. Jadi walaupun suara segitu-gitu aj, nyanyilah dengan suka cita. 

Belakangan ini di social media, sering saya lihat video karoke di aplikasi Smule antara Jessie J dan user Smule menyanyikan lagu "Flashlight". Dari postingan video tersebut, ada banyak versi suara bagus. Tapi yang lebih menarik lagi ialah suara yang kacau banget, tapi tetep diupload sama usernya. Haha. Itu lah yang paling kece dan patut diacungkan jempol. Life isn't always have to be perfect. You just need to believe on what you have and enjoy every moment of it. 

Kita mungkin ga punya suara sebagus Jessie J. Tapi toh kita masih bisa nyanyi. Mungkin badan selentur penari profesional, tapi masih bisa goyang kanan kiri sok ngerti irama buat joget hepi2 kan? -tapi jangan sampe malu2in diri sendiri dan orang sekitar ya.... 

Seperti kalimat kece: 
"You've gotta dance like there's nobody watching,
Love like you'll never be hurt,
Sing like there's nobody listening,
And live like it's heaven on earth."
Just be happy on what you have and believe that you have enough of what it takes to enjoy this world! *goyang bang!*

Cheers,

Abeth

Tuesday, September 1, 2015

Heart <3


Because your heart will grow bigger and greater joy will come and color your life :)

Thursday, August 6, 2015

New is Always Better

Okeh blog title yang menjebak.

Hari ini, shuttle bus yang saya biasa tumpangi dark Kelapa Gading menuju Sudirman punya bus yang baru. Bisnis looks great untuk usaha anter jemput ini sepertinya *komen sok paham

Lalu naiklah saya ke minibus berkapasitas 15 penumpang itu. Busnya dari luar terlihat mulus dan bersinar. Bodynya seperti menatap kita dan berkata," Ya, ini saya, cobalah saya!"
Ketika menaiki tangga dan masuk ke dalam bus kita bisa merasakan wangi aromatherapy tercium dari dalam - okeh, di sini saya melebih2kan. Tidak tercium aroma apapun, untungnya. 

Hal pertama yang menarik perhatian saya ialah jok sofa motif jadul berwarna coklat muda yang modelnya jadul banget. Serasa duduk di sofa2 di sinetron taun 90-an dengan bahan beludru. Lantas di dekat jendela kita bs melihat rel hordeng terpasang dengan hordeng berwarna kuning pucat. Jadi kalau restoran padang ketika bulan puasa menutup display makanan yg ada dengan hordeng, saya sebagai penumpang bus ini merasa seperti berada di restoran padang berjalan. 

Kalau boleh saya namakan, restoran padang berjalan ini akan saya beri nama: Tidak Sesederhana Itu.