Saturday, February 12, 2011

Turn Right

Ada satu hal yang sulit saya lakukan sampai sekarang. Hal tersebut menurut saya cukup penting dalam kehidupan sehari-hari: membedakan kanan dengan kiri. Hohoho.

Mungkin terkesan aneh bagaimana saya tidak bisa membedakan kanan dengan kiri secara refleks. Saya tidak tahu apakah hal tersebut ada hubungannya dengan IQ atau saraf-saraf di otak saya yang ga nyambung satu dengan lainnya. Bukan berarti saya tidak bisa membedakan kanan dengan kiri, tapi biasanya saya mengalami panik terlebih dahulu jika ditanya mengenai arah. Biasa butuh waktu lebih dari 5 detik bagi saya untuk membedakan arah kanan dan kiri hehe. Yang sering terjadi, saya terlebih dahulu asal menunjuk atau menuju suatu arah, tanpa peduli benar atau tidaknya.

Contoh yang beberapa minggu lalu terjadi ialah ketika saya keluar dari gate bandara. Saya sudah diberi tahu untuk keluar belok kiri, tapiii saya tidak bisa berpikir kiri ke arah mana sehingga dengan suksesnya saya keluar ke arah pintu kanan. Hahaha. Konyol dan kadang agak menyedihkan juga keadaan saya ini. Padahal kemarin teman-teman saya sudah menunggu dengan harap-harap cemas di sebelah kiri dengan membawa karton nama saya. Hehe...

Maafkan saya kawan-kawan. Sekarang kalian tahu kelemahan saya, tolong tuntun saya dalam masalah arah kanan dan kiri :p



- Abeth on BlogPress from her iPod

Thursday, January 20, 2011

Water runs dry

Me and my friend were walking outside Promenade MRT station when we found this cool waterfall.
Unexpected site outside Parco.







- Abeth on BlogPress from her iPod

Tuesday, January 11, 2011

I love what I buy

I just bought an ipod.

Hahaha... Sombong sekali kalimat pembuka post kali ini. Bukannya bermaksud menyombongkan diri, tapi hanya sekedar berbagi pengalaman. Selama empat malam menggunakan dan bermain dengan ipod touch, saya merasa makin autis skaligus terhibur mengingat banyak hal yang bisa didapatkan dari ipod.

Sekilas kronologi bagaimana saya bisa memutuskan beli ipod touch:
1. Ketika liburan akhir tahun pulang ke Jakarta, udah kebelet mau ganti hape sony ericsson w960i yang makin dudul scrollnya

2. Berniat ganti hape android, walaupun kalau ditanya kenapa pilih android, jawabannya: "l
Keren aja", ya, saya emang tipikal orang latah dan sotoy.

3. Hape android yang diinginkan ga ada. Kata cici saya, saya seleranya antik dan banyak maunya -> partly true i guess. Sempat membulatkan niat beli iphone 4; yang ternyata sold out di outlet kelapa gading. Edan ya orang2.

4. Tergoda dengan BB, namun enggan menggunakan karena tidak tahu ada prepaid for BB in SG. Tapi thanks to google, bisa ketemu prepaid BB starhub SGD25 per 30 hari. Jadi saya memulai tahun 2011 dengan menjilat ludah sendiri. Dulu saya sempat 'bersumpah' tidak akan pakai
BB maupun iphone.

5. Tergoda beli galaxy tab dengan maksud hati sebagai sarana bermain dan supaya rajin ngeblog dengan akses yang lebih mudah. Ketika niat sudah bulat, dapat pencerahan dari irene mengenai ipod touch (fitur hampir sama dengan iphone minus telepon daaaaaaan harga cuma setengahnya)

6. Akhirnya pada tanggal 8 Januari 2011,sampailah ipod slim nan cantek ini ke gengaman saya. Ihiyy. Just info, harga ipod touch 32GB yang saya beli do SG berbeda hampir 700ribu rupiah dengan harg di Jakarta. You can save a lot leh.

So hopefully from now one i will rajin2 ngeblog dengan ipod ini, mengingat udah beli aplikasi blogpress seharga SGD6.98 (it's USD2.99 on the price list but they charged more on my card leh, maybe because of exchange rate or credit card fee or smtg).

Sebagai penutup, i attach a picture from instagram application on ipod. The two fat gagdets: my BB and the old and rusty W960i.


- Posted using BlogPress from my iPod